Bajet 2018: Insentif tingkat perkhidmatan
PUTRAJAYA: Pemberian berbagai insentif kepada pegawai negeri melalui Anggaran 2018 harus menjadi motor penggerak 1,6 juta pegawai pemerintah untuk memperbaiki pemberian layanan.
Sekretaris Utama Pemerintah, Tan Sri Dr Ali Hamsa, mengatakan bahwa tanggung jawab pegawai negeri sipil untuk melaksanakan program tersebut di bawah Anggaran 2018 segera, lancar tanpa masalah dan juga kekurangannya.
Dia mengatakan, presentasi tersebut akan menjadi Key Performance Indicators (KPIs) untuk semua direktur di departemen dan lembaga di dinas pemerintah dan dia sendiri akan memantau pelaksanaan proyek dan program berdasarkan APBN 2018 ini.
"Saya juga ingin pegawai negeri meningkatkan dorongan mereka. Kami ingin pegawai negeri memiliki 'semangat' dalam melaksanakan proyek, seolah-olah itu adalah proyek kami sendiri.
" Kami ingin membangun rumah sendiri. Tentu saja, kita akan memastikan tidak ada kerugian, juga pelayanan setiap pegawai negeri saat melaksanakan semua proyek pemerintah baik pembangunan sekolah, rumah sakit, klinik dll.
"Harus dilakukan seakurat mungkin dan pastikan semua pihak melakukannya secara profesional, apakah itu mengembangkan sebuah proyek atau partai yang memantau pelaksanaannya," katanya.
Dia mengatakan hal ini kepada wartawan setelah program Oktober Pink Run dengan lebih dari 4.000 pegawai negeri sipil di sini hari ini.
Melalui Anggaran 2018, Perdana Menteri Datuk Seri Najib Razak hari ini mempresentasikan insentif dan peningkatan skema layanan masyarakat termasuk promosi kedua kalinya untuk Kelompok Pelaksana, Jam Kerja Fleksibel untuk Tenaga Medis, Meningkatnya Waktu Lulusan, Liburan yang Terungkap untuk diserahkan umrah dan kenaikan pensiun terendah menjadi RM1, 000 bagi mereka yang melayani paling sedikit 25 tahun.
Sebagai tambahan, RM1, 500 akan diberikan Bantuan Keuangan Khusus kepada pegawai negeri sipil yang akan dibayarkan pada bulan Januari 2018 sebesar RM1, 000 dan RM500 bersamaan dengan Aidilfitri. Pensiunan juga tertinggal untuk menikmati RM750, dengan RM500 dibayar pada bulan Januari 2018 dan sisanya menjelang Aidilfitri tahun depan.
Mengomentari penambahan tahap kerja lainnya, mulai pukul 09.00 sampai 18.00, Ali mengatakan bahwa terserah kepada staf pemerintah untuk menentukan jam kerja mereka.
"Penambahan ini merupakan langkah yang baik karena ada kesibukan pagi ada hari yang sibuk untuk mengurus anak, mengirimkannya ke sekolah, sehingga mereka bisa memilih untuk masuk jam 9 pagi
" Tapi, yang diwajibkan untuk ambil bagian di rumah sakit. Mungkin ada kebutuhan untuk shif tertentu. Jadi pegawai negeri sipil akan diberitahu dan mereka bisa menentukan jam kerja, "katanya.
sumber: bharian
0 comments:
Post a Comment